Top

Suasana Malioboro Saat Weekday Lebih Sepi dan Menyenangkan

Menelusuri jalanan Malioboro pada saat hari kerja atau weekday merupakan hari yang sangat menyenangkan, dikarenakan hari-hari itu sangat sepi dari keramaian dibandingkan dengan pada saat weekend atau hari libur besar, rasanya semua tempat wisata di Jogja penuh oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Suasana Malioboro pada Saat Hari Kerja

Suasana Malioboro Saat Weekday

Bisa anda rasakan atau coba sendiri pada saat weekend atau hari libur mengunjungi jalanan malioboro pastinya akan sangat dipadati oleh para wisatawan apalagi pada malam hari, mulai dari penampilan angklung khas malioboro yang biasanya menambah kepadatan pengunjung dan juga wisatawan yang hilir mudik menelusuri jalanan yang terkenal di Jogja ini.

Nah, kebetulan pada saat weekday saya berkesempatan dan berniat untuk mengunjungi maliobor sekaligus hunting foto dan video untuk keperluan pemasaran, hal ini saya lakukan dengan berjalan kaki dari tempat saya tinggal menuju kilometer nol Yogyakarta menempuh waktu sekitar 10menit.

Setelahnya saya mulai menelusuri jalanan malioboro dengan memulai dari perempatan nol kilometer, disana terdapat bangunan tua yang sudah ditransisi menjadi Bank Indonesia dan juga Kantor Pos Indonesia, bangunan tersebut sangat unik dan dipertahankan keaslian dari designnya, karena terlihat sangat klasik dan juga megah.

Selain itu terdapat juga sebuah Monumen Serangan Umum 1 Maret yang terdapat persis disebrang Bank Indonesia atau kantor pos, tapi sayangnya saya tidak bisa memasuki monumen ini karena tujuan utama yaitu menelusuri jalanan malioboro.

tugu nol kilometer jogja

Disetiap pinggir jalanan malioboro anda pasti akan menemukan becak motor ataupun andong, yang biasanya suka menawarkan wisatawan untuk keliling kota jogja, nah untuk itu anda juga bisa menikmati kota jogja bersama keluarga dengan menaiki andong atau becak motor, harga yang diberikanpun biasanya relatif murah tergantung anda pandai menawar atau tidak.

andong malioboro

Di jalan Malioboro juga terdapat pasar Sore malioboro, pasar ini menjual berbagai macam keperluan oleh-oleh seperti craft dan juga kaos-kaos khas Jogja, seperti namanya pasar ini hanya buka dan ramai pada sore hari, karena pada saat saya kunjungi siang hari pasar ini relatif masih sepi, berbeda dibandingkan pada saat malam hari.

pasar sore malioboro

Tidak hanya pasar di Malioboro jaga terdapat Mall yang juga disebut dengan Mall Malioboro, Mall ini seperti kebanyakan mall pada umumnya, menjual pakaian atau barang bermerk dan juga terdapat cafe atau restoran yang pastinya biasa kita temukan pada saat ke mall.

mall malioboro

Lanjut menelusuri malioboro, jalanan ini menurut saya didominasi oleh penjual kaos dan juga oleh-oleh lainnya, karena terlihat banyak sekali pedagang pinggir jalan yang menjual kaos khas Jogja maupun batik dari mulai kelas pinggir jalan sampai juga ada yang sudah mempunyai butiknya sendiri, tidak hanya itu terdapat juga oleh-oleh khas Jogja yaitu bakpia.

Selain banyaknya penjual oleh-oleh di jalan Malioboro juga terdapat kantor DPR Daerah Istimewa Yogyakarta, dan juga bangunan lainnya seperti hotel atau mesjid yang juga berada diaral kantor DPRD Jogja. Ditengah asiknya berjalan kaki di malioboro saya juga menemukan patung singa yang terbuat dari material plat besi, patung ini sangat unik sekali dan juga sangat futuristik.

patung singa jogja

Pada akhirnya saya sampai di titik awal jalan malioboro dimana terdapat papan nama jalan malioboro yang biasa orang gunakan untuk mengabadikan momen dengan berfoto, jalanan ini sebenarnya sangat dekar dengan stasiun Yogyakarta, oleh karena itu bagi anda yang ingin berlibur lebih hemat atau ngirit seperti saya 😀 alangkan baiknya menggunakan tranportasi kereta.

jalan malioboro Yogyakarta

Karena selain nyaman, anda juga akan langsung berhenti dan turun di pusat kota Yogayakarta, dan cukup berjalan kaki untuk bisa sampai ke jalan malioboro ini.

Tugu Pal Putih Jogja

tugu pal putih jogja

Tugu ini berada persis diutara jalan maliboro, setelah menyebrangi rel kereta anda cukup berjalan sejauh kurang lebih 800 meter untuk bisa sampai di Tugu Pal Putih yang sering sekali dijadikan icon-nya kota Yogyakarta, tugu ini pada saat weekday sangat sepi dan hanya terlihat aktifitas wagra sekitar yang hilir mudik dengan kesibukannya.

Mungkin akan berbeda jika anda mengunjungi tugu ini pada saat hari libur atau weekend, biasanya akan banyak para wisatawan yang berfoto di tugu pal putih ini, selain itu pada malam hari biasanya kawasan tugu ini juga sangat ramai oleh pada kawula muda yang sedang bersendagurau atau nongkrong malam bersama teman-temannya.

Sekian story atau tulisan kali ini tentang suasana jalan malioboro pada saat weekday, semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk anda, jangan lupa juga untuk share, follow IG saya Rudi Nazar dan berkian komentar anda dibawah ini.

Salam Traveling!

Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.