Top

Solo Riding Karawang – Yogyakarta

Pada minitrip kali ini tepatnya di bulan puasa saya melakukan solo riding dari karawang menuju yogyakarta, perjalanan ini bukan tanpa tujuan, yakni untuk bersilatrahmi dan juga ada sedikit pekerjaan disana.

Memulai Perjalanan

karawang-jogja

Perjalanan dimulai pada pukul 9 pagi dari karawang, rencananya sih saya pengen berangkat pagi hari, cuman kok abis sahur terus sholat subuh ngantuk banget, dari pada maksain dijalan ngantuk mending tidur dulu bentar dan berangkat agak siangan.

Memilih jalur utara, karena jalur ini yang paling deket dari karawang, namun kendalanya jaluar pantura panasnya luar biasa, dan juga jalanan ini lurus doang, semoga saya gak bosen lewatin jalur ini 😀

Baru sampai di karawang tenyata ada polisi yang lagi rajia, untuk saja saya tidak lupa bawa surat-surat motor dan juga SIM jadi bisa dengan aman lolos dari rajia.

naik vespa ke jogja

Sekitar pukul 12 siang saya tiba di cirebon, terik matahari bersinar kencang, sampai pakaian yang saya kenakan basah oleh keringat. Solusi untuk hal ini saya cukup membuka sedikit jaket agar angin masuk dan tidak menjadi terlalu panas.

sampai di cirebon

Sempat istirahat sejenak di salah satu masjid daerah cirebon, setelahnya perjalanan pun saya lanjutkan, menempuh perjalanan sekitar 1 jam saya pun tiba di brebes.

brebes

Sampainya di Brebes kini saatnya saya berganti jalan sesuai peta diatas, dan tidak lagi melewati jalan pantura, senang sekali rasanya, karena waktu itu jalanan pantura benar2 membuat saya bosan.

Jalan brebes ini menuju bumiayu, terlihat pemandangan yang indah mulai terlihat disini, saat itu saya kembali menikmati perjalanan.

tiba di brebes

Magrib akan tiba posisi saya masih berada di bumiayu, akhirnya mau tidak mau berbuka puasa disini, untuk saja ada penjual es buah pinggir jalan, jadi tidak repot mencari makanan untuk berbuka puasa, setelah berbuka dan sholat magrib perjalananpun saya lanjutkan, kali ini menempuh jalan bumiayu yang cukup macet karena sedang ada perbaikan jalan.

Untung motor masih bisa menggunakan jalur pinggiran, sehingga tidak ikut macet karena system buka tutup jalan.

macet perbaikan jalan bumiayu

Perjalanan terus berlanjut sampai membawa saya tiba dijalan deandles, jalanan kebumen yang sangat panjang dan juga lurus terus ini membuat saya ngantuk, pada akhirnya istirahat beberapa jam di masjid sekitar jalanan sini.

Setelah istirahat dan tidur cukup, perjalanan pun saya lanjutkan, sampai akhirnya tiba di Jogja pada pukul 2 malam 😀 saya mengunjungi Tugu pal putih dan juga jalan malioboro, sangat sepi waktu itu sampai motorpun bisa berfoto di depan papan nama jalan malioboro. Perjalanan ini belum berakhir dan masih akan saya lanjutkan menuju semarang..

Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.