Top
Pasiraman Umbul Binangun

Menjelajah Taman Sari Yogyakarta

Pada tanggal 26 Maret 2019 dan berhubungan saya masih di Yogyakarta saat itu bingung mau kemana akhirnya mencari tempat referensi wisata terdekat dari tempat saya tinggal dan akhirnya saya menemukan taman sari yang ada di Google jaraknyapun tidak terlalu jauh hanya sekitar 10 menit dari tempat saya tinggal yakni di Jagalan beji.

Wisata Ke Taman Sari Yogyakarta

Sempat terpikir tadinya akan berjalan kaki ke tempat ini dan ternyata kalo berjalan kaki cukup lama dan menempuh waktunya bukan 10 menit melainkan bisa setengah jam atau 30 menit 😀 akhirnya sayapun memutuskan untuk naik motor menuju tamansari.

Oiya, Taman Sari sendiri yaitu merupakan sebuah situs yang dimana dulunya bekas taman dan juga kebun istana peninggalan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, taman sari ini dibangun pada abad ke-18 yakni pada pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I (HB I) pada tahun 1758-1765/9.

Memiliki desain bangunan yang sangat unik sehingga menjadikan pengunjung siapapun pasti penasaran untuk mengunjungi taman sari, selain itu menurut informasi taman sari dibagi menjadi 4 bagian yaitu Dananu buatan disebelah barat, kemudian Bangunan di besebelah selatan yang terdapat Pemandian Umbul Binangun, ketiga Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati terletak di selatan bagian kedua dan terkahir Bagian sebelah timur.

denah komplek tamansari

Sumber : www.kratonjogja.id

Untuk menemukan tempat wisata taman sari tidak terlalu sulit karena akses yang cukup mudah dan tidak jauh dari pusat kota, sebagai patokan ketika akan sampai ke taman sari anda akan menemukan tembok berwarna putih yang memanjang dan pintu tamansari ada pada tembok yang mempunyai pintu masuk tersebut atau gapura masuk ini disebut juga dengan gapura kenari.

tembok putih taman sari

Setelah masuk silahkan anda parkir kendaraan pada tempat parkir yang sudah disediakan, oya parkir kendaraan motor disini akan dikenakan tarif Rp.3000.

parkir tamansari

Setelahnya jangan lupa membeli tiket masuk seharga Rp.5000 petugas tiket biasanya akan menanyakan apakah anda membawa karema atau tidak, jika membawa kamera maka akan dikenakan biaya tambahan yaitu Rp.3000, tapi kalau membawa kamera handphone tidak menjadi masalah dan tidak dikenakan biaya tambahan.

harga tiket masuk tamansari jogja

Setelah menuju pintu masuk tiket akan diminta kembali untuk ditandai dengan melubangi tiket tersebut, dan pastikan tiket anda tidak hilang karena akan digunakan kembali untuk memasuki masjid bawah tanah. Sebelum masuk pada kolam buatan di pintu masuk pertama ini anda akan menemukan sebuah taman yang memang mempunyai design bangunan klasik atau tempat ini sering juga disebut dengan Gedhong Sekawan.

berkunjung ke taman sari yogyakarta

bangunan tamansari

wisata tamansari

Kemudian selanjutnya anda akan dibawa untuk memasuki bagian yang terdapat kolam pemandian atau Pasiraman Umbul Binangun, dimana kolam ini dulunya merupakan pemandian sultan dan juga beserta keluarga kerajaan.

wisata tamansari jogja

Pasiraman Umbul Binangun

Setelah keluar dari kolam pemandian selanjutnya anda akan di arahkan menuju Gedhong Lopak-Lopak, disini terdapat pelantaran segi delapan yang disekelilingnya ditempatkan tanaman-tanaman hias.

Gedhong Lopak-Lopak

Didepan Gedhong Lopak-Lopak ini terdapat sebuah gapura yang dimana dulunya berfungsi sebagai gerbang utama tamansari, gapura ini juga disebut sebagai Gapura Agung, jadi kalau yang saya tangkap dari pengelola wisata tamansari ini, kita diarahkan menjelajah tamansari dari arah timur terlebih dahulu atau pintu belakang taman sari ini dijadikan pintu utama masuk wisatawan.

gapura agung tamansari

Setelah puas menikmati gapura agung, selanjutnya anda akan diarahkan menuju masjid bawah tanah atau Sumur Gumiling, dulu daerah bagian utara ini adalah sebuah danau buatan yang ditengahnya terdapat bangunan yang disebut Pulo Kenanga namun sekarang danau buatan ini dijadikan tempat pemukiman warga, jangan khawatir Bangunan Pulo Kenangan ini masih ada akan tetapi karena termakan usia dan juga karena perawatan yang kurang maksimal bagunan ini sekarang hanya tesisa rerutuhannya saja.

Pulo Kenangan ini dulunya merupakan bangunan yang paling besar dan tinggi ditengah-tengah pulau buatan dan terlihat seperti mengambang, maka dari itu tamansari juga mendapatkan julukan sebagai Water Castle atau istana air, mungkin bisa kita banyangkan andaisaja danau buatan itu tidak dijadikan tempat pemukiman, akan sangat indah sekali rasanya mengunjungi tamansari ini.

pulo kenanga

sumber : www.kratonjogja.id

Tapi tidak bisa dipungkiri lagi semuanya berubah seiring perkembangannya jaman, dari sini juga kita sudah bisa mengambil pelajaran bahwa sangat pentingnya menjaga kelestarian sejarah dan alam, karena hal itulah yang nantinya bisa diwariskan ke anak dan cucu-cucu kita kelak.

Oke lanjut, sebagai wisatawan lokal selanjutnya kita akan diarahkan menuju sumur gumuling, dimana sumur gumuling ini terletak dibagian barat pulo kenanga, anda cukup berjalan kaki menelusuri pemukiman warga selama kurang lebih 10 menit menuju gerbang sumur gumuling.

terowongan menuju masjid atau sumur gumuling

terowongan menuju masjid atau sumur gumuling

Sumur Gumuling sendiri difungsikan sebagai masjid dan hanya bisa di tempuh melalui terowongan bawah air atau terowongan ini biasa disebut urung-urung. Terdapat dua lantai dimana dua buah lantai tersebut masing-masing memiliki ceruk di dinding yang berfungsi sebagai mihrab atau tempat imam memimpin ibadah.

masjid bawah tanah tamansari

susmur gumuling

Menurut pemandu wisata yang saya temui kawasan tamansari ini ramai semenjak 2 tahun terakhir saja dan dulunya hanya turis asing saja yang mengunjungi tempat ini, akan tetapi sekarang sudah mulai ramai juga oleh wisatawan lokal, saya juga hampir tidak paham kenapa banyak turis asing yang lebih duluan tau tempat bagus di Indonesia sementara warga lokalnya sendiri selalu tau belakangan ketika tempat wisata tersebut sudah viral atau hits… hmmmm entahlah, mungkin ada yang bisa jawab, silahkan komentar dibawah.

Padahal saya sudah mengunjungi tamansari di hari selasa alias weekday, tapi masih saja rame sampai berfoto pun harus gantian 😀

Setelah puas menikmati sumur gumuling akhirnya saya harus buru-buru keluar karena hari sudah mulai gelap dan pintu keluar juga melewati terowongan lagi.

urung-urung

Sebagai informasi Tamansari buka pada pukul 09.00 s/d 15.00, jadi untuk anda yang mau kesini jangan sore-sore amat ya nanti keburu tutup 🙂 sekian sharing travel kali ini semoga bisa bermanfaat.

Pemuda yang suka Adventure dan Traveling dengan kendaraan Roda Dua, mempunyai mimpi untuk terus explore tanpa batas dan berbagi momen melalui tulisan dan konten di Blog ini.

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.